Nostalgia lampu sein bersuara

Sebagai pembuka karena sudah lama tidak ngetik arkitel,eh,artikel…seinget gue,motor terakhir yg kalo lampu sein dinyalain ada suara sebagai allert adalah yamaha force 1 z r yg sering disebut fis-er.
Motor berwarna oranye rakitan 2004 punya temen,yg akhirnya suara tsb.dimatiin karena MALU.
sekitar akhir 2004-2005 motor bebek yg tadinya punya suara khas kalo mau belok,akhirnya dibungkam oleh pabrikan.ya,waktu itu gue punya suzuki shogun 110 yg sudah “bisu” dan kemudian bisu  jadi tren baru motor bebek. makanya pemilik motor bebek yg masih bersuara pada malu.

image

2015….jalanan mulai penuh dengan berbagai jenis motor,bebek,skuter metik,sport dsb.sayang sekali,adab berkendara tidak ikut tumbuh seiring pesatnya pertumbuhan jumlah motor.lawan arah,main potong,sruntulan,belok nggak kasih sein menjadi hal yg seakan biasa saja.
Singkat saja,poin tulisan ini adalah gue pengen fitur sein berbunyi dikembalikan.sepertinya akan bermanfaat banyak untuk suasana jalan sekarang yg semrawut dan cuek metik… (bebek udah kalah ama metik)
sering gue lihat orang yg mau belok kanan,udah nyalain sein,melambat digaris tengah nyari momen tepat sebelum belok…tapi masih ada yg main sikat dari sebelah kanan.
hal yang sama juga sering terjadi saat hendak belok kiri.

Setidaknya…dengan sein bersuara,orang akan lebih aware dengan pengendara didepan yg akan berbelok….dengan mendengar suara sein,perhatian yg dibelakang akan teralihkan sesaat untuk memperhatikan kendaraan didepan,bukan hanya ke layar handphone,obrolan dengan pembonceng atau tegang liatin jalan.
Gue rasa,sein bersuara nggak akan berpengaruh pada performa motor yg belakangan mulai diberikan sentuhan teknologi,desain dan dna motogp (ehm )…atau merusak tampilan desain motor…. atau bikin malu pengendara nya yang fashionable💄💅 dan sangat matching dengan tunggangannya đŸ‘¿ 💩

trend lampu sein belakang pisah pada motor baru

adalah Honda Supra 125yang seinget gue pertama kali memindahkan posisi lampu sein depan kebawah,tepatnya ditebeng.kenapa?ternyata adalah untuk menyesuaikan dengan regulasi di Eropa sana,bahwa lampu sein harus terpisah dari lampu utama,agar jelas terlihat saat dinyalakan.regulasi di eropah??ya..karena Supra 125 juga dijual disana,tentunya dengan penyesuaian,misal sudah injeksi(versi pertama disini masih karbu)sesuai aturan emisi eropa yang ketat abisss…!!!
pada perkembangannya,sekarang lampu sein belakang pun juga mulai berpindah,terpisah dari lampu rem.misalnya saja,Honda PCX 125,skutik premium sarat teknologi ini malah lebih duluan menerapkan sebelum Suzuki Hayate nongol.

lampu sein PCX udah misah tuh

mungkin dengan adanya berbagai improvisasi aturan kendaraan dan berkendara,banyak juga pabrikan lain yang menerapkan perubahan serupa.tapi kalo di eropah sono,gue yakin ini bukanlah hal baru lagi…misal skutik tim Ducati MotoGP dibawah ini;

*tulisanya kecil,tapi kayanya sih Piaggio

eh,sebelum PCX mengaspal disini,Yamaha juga udah rilis lho…yaitu Nouvo Elegance 135,yang cuman ngaspal di Thailand…padahal lumayan keren tuh..!!

nowadays,setelah Suzuki resmi merilis Hayate,Honda pun nggak mau ketinggalan dengan meluncurkan Spacy.malah Suzuki juga menjadi pionir dalam menyesuaikan dengan regulasi pemerintah tentang kewajiban menyalakan lampu depan,dengan merilis Suzuki Shogun Axelo,sebelum Hayate.

gambar punya Kang Girifumi

*lampu sein udah misah,AHO pula

Spacy yang kalo di eropah bernama Vision juga nggak mau kalah,lampu sein pisah+AHO;

nah,gue rasa..langkah para atpm dengan memisahkan lampu sein belakang ini bukanlah sekedar trend,tapi juga ada unsur safety-nya…!!!!
what d’you think about that..??