Rossi : 70% elektronik dimesin motogp harus dihapus….yakin..??


rossi-yamaha-movistar-

Sebagai rider berpengalaman,saran-saran seorang Valentino Rossi tentu banyak didengarkan oleh dorna.misal soal pembatasan bobot motor + rider,lalu saat pengurangan kapasitas mesin menjadi 800 cc demi alasan keselamatan pembalap,banyak yang terealisasi.

nah,yang terbaru,dalam sebuah wawancara dengan jurnalis senior motogp Dennis Noyes,Rossi menyebutkan,bahwa seharusnya 70% elektronik di mesin motogp dihapus,karena hanya 30% yang penting.(silahkan baca artikel Tmcblog disini ) demikian juga dengan topspeed,yang menurutnya perlu dikurangi kurang lebih 30 km/j,agar lebih banyak aksi salip menyalip.tujuannya bagus,memberikan penonton balapan yang menghibur.ya,tentu saja…balapan lebih menarik dan tidak membosankan bila lebih banyak aksi saling salip.karena kondisi sekarang,sepertinya sedang dimulainya dominasi oleh seorang Marc Marquez.setelah tahun lalu (2013),maka tahun ini Marquez telah menang 9 kali,dari sembilan seri yang telah digelar.hmmm….dominasi yang pasti akan membuat gatel seorang Valentino Rossi…tapi herannya gue belum denger ada orang yang ngeluh di FB…seperti misalnya saat Casey Stoner mendominasi pada musim 2011.ini sudah 1 musim + 9 seri,halo komplainers…kalian dimana…?? mau nunggu sampe 3 musim..??🙂 ahh…mungkin bedanya karena Marquez tidak bermusuhan dengan Rossi *saja*

Kembali soal elektronik,

jadi sebenarnya apa tujuan usul Rossi soal pengurangan 70% elektronik itu..?? agar pembalap lebih mengandalkan skill-nya..?? atau murni demi tontonan yang lebih menghibur..?? menurut Rossi,*yang gue baca di artikel tmcblog*,30% fungsi elektronik itu adalah untuk keselamatan pembalap seperti anti highside,traction control dll.70% sisanya untuk memaksimalkan potensi mesin.andai kata nih,ide/usulan tersebut benar-benar terealisasi,gue yakin,belum tentu balapan menjadi lebih menarik,sebab kalo dilihat dari daftar pembalap yang sekarang mengisi grid motogp,mungkin hanya tinggal Rossi sendiri yang mengalami era 2 tak,dengan motor yang minim kontrol elektronik.lagian,gue rasa dengan bantuan kontrol elektronik yang lebih sedikit,faktor umur akan sangat berpengaruh bagi Rossi.mungkin saja dia bisa tetep keep up dengan pembalap didepan…tapi sampai berapa lap..?? gue bukan mau underestimate seorang sehebat Rossi lho ya…!? tapi takutnya,dia akan ngos-ngosan kalo berusaha mengimbangi fisik-fisik muda seperti Marquez,atau pembalap-pembalap muda yang nantinya naik kelas dari moto2.semoga saja bukan sekedar ngeles…gas polll Doc..!!! we miss that classic overtaking manouver show..!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s