[OPINI] memilih pembalap Suzuki MotoGP versi gue

Dalam rencana come back-nya ke arena MotoGP ,Suzuki berniat merekrut Dani Pedrosa,lalu siapa lagi..??

TNG – Memang sudah semastinya Suzuki nggak tanggung-tanggung dalam rencana kembali ke ajang balap motor prototype MotoGP.selain sudah memiliki Randy DePuniet sebagai test rider permanen,mereka mengincar Dani Pedrosa sebagai penggeber XRH-01.dan berikut pendapat gue;

1.Dani Pedrosa #26

Langkah tepat jika Suzuki ingin mendapatkan pembalap papan atas yang berkualitas.ingat,maski Pedrosa belum pernah juara di kelas teratas ini,tapi dia tidak pernah keluar dari 4 besar,cmiiw.

wpid-050212-dani-pedrosa.jpg

selain itu,Pedrosa adalah seorang spaniard,dimana banyak sponsor potensial bertebaran dan siap menggelontorkan dana untuk pembalap berprestasi dari negara yang sama.pengalaman bertahun-tahun bersama tim repsol honda tentunya bisa dijadikan masukan dalam pengembangan motor besutan Suzuki.lihat deh,betapa honda rcv sangat jinak hingga seorang Stoner dan marquez dengan mudahnya “mempermainkan” sang tunggangan.kasarannya,Pedrosa sebagai pembalap developer,lalu satu rider lagi sebagai senjata memenangkan kejuaraan.

2.Andrea Iannone #29

Rumornya pembalap kedua adalah antara Aleix Espargaro atau Andrea Iannone.lalu kenapa pendapat gue Iannone..?? ya…nggak diragukan lagi bahwa Aleix pembalap yang berbakat dan memang kencang,saat masih ngegas motor crt bermesin aprilia,maupun sekarang,tambah kenceng saat bawa yamaha open class.tapi yang ditakutkan adalah,dia tidak sekenceng itu kalo nantinya karakter Suzuki tidaklah semudah 2 motor geberan sebelumnya.

wpid-29iannone_img_9515_andrea-iannone_original.jpg

sedangkan Iannone, Baca lebih lanjut

Fasilitas,kesehatan dan wani piro

TNG – cuma sedikit pemikiran otak-atik iseng saja nih.

image

Gambar diatas adalah gambar closet yg gue foto di sebuah bus malam akap.blur sik,soalnya saat keadaan bus berjalan.
oke, yang pertama fasilitas dulu.banyak layanan jasa yg gratis atau berbayar di Indonesia yg kurang memuaskan.misalnya di bus malam nih,fitur toilet hanya ada di bus kelas patas ac,vip,dan eksekutip.sedang yg kelas ekonomi dan ac ekonomi tidak ada.
Hubungan dengan kesehatan..?? ya bayangin aja kita naik bus semaleman sambil harus nahan kencing.baru bisa lega kalo lagi berhenti di pom bensin atau rumah makan…nguras tangki Joo… 🙂 ya tau sendirilah efek buruk terlalu sering nahan kencing kelamaan..!!
Hubungan dengan wani piro..??
ya biar nggak perlu nahan kencing,berarti kita masti naik bus yg ada fitur toiletnya.dan tentu dengan harga yg jelas lebih mahal,berarti keluar duit lebihkan..??
Mastinya angkutan umum tuh kedepannya bisa lebih baik.misal,toilet dan ac ( yg dinginnya mirip ruang penyimpanan daging ) dijadikan fitur standar.untuk harga yg lebih mahal (vip,eksekutip ) bisa ditambahkan layanan tambahan seperti makan gratis 2 kali,wifi,lebih cepet nyampe dll.masak fitur yg mastinya jadi fitur standar masih dijadiin fitur andalan mulu…sampe kapan…???

Sedikit saran buat yang anaknya udah bisa bawa motor

TNG – 

Sebelum baca tolong dipahami bahwa tulisan ini bukan soal safety riding atau mencoba berkampanye soal safety riding.

Anak disini yang gue maksud adalah yang usia sekolah,bukan yang 20 keatas. o.k. sebelumnya sedikit cerita dulu nih Joo..!!

tanggal 1 mei kemaren kebetulan gue libur bertepatan dengan hari buruh Internasional..mumupung ada waktu luang banget,gue jalan-jalan sekalian mau nyari gear set buat motor gue yang kebetulan udah waktunya diganti.ya udah,gas motor ke arah Lippo,nyariin titipan ponakan dulu.tradisi tanggal muda yang udah biasa tentu saja terjadi,MACET..!!! hampir satu kilometer jalan yang cuma muat 3 mobil dijejerin itu macet parah. tentunya dengan motor bisa sedikit selap-selip kiri-kanan.

scene

gue dari arah panah,tkp lingkaran

karena sebelah kiri dimakan angkot,maka gue inisiatip ambil kanan yang lumayan longgar karena arah berlawanan sepi.kecepatan 20-30 kpj,tiba-tiba diperempatan (gambar=lingkaran) sekejap mata nongol sebuah sepeda motor metik dari derretan mobil yang berhenti,….Bruakkk…!!! Baca lebih lanjut