Efek handphone-isasi..???


(S27) :
Entah sejak kapan tepatnya handphone merubah wajah tradisi komunikasi didunia.yang gue inget,saat gue tau dan liat handphone pertama kalinya,saat itu handphone masih berukuran hampir sebesar bata,dengan antena nongol mencuat dibagian atasnya.hingga pada suatu hari di (kalo ga salah) tahun 2002,gue beli handphone pertama gue.sebuah Nokia tipe 8250,yang saat itu seharga Rp.1.200.000,- di EraFone plus bonus sebuah t-shirt,yang untuk ukuran saat itu terlihat sangat “wow” dan “wah”.dua minggu setelah itu,hp gue itu hilang “dipinjam” selamanya oleh seorang yang ingin memilikinya.

Kini handphone sudah seperti nasi,hampir tiap orang (merasa)perlu maski nggak semua bisa dan mampu punya.hingga evolusi dari yang sekedar ber-sms,menjadi bisa saling kirim gambar(mms)berfitur kamera,ber-internet-an dll.pernah gue baca pernyataan seorang artis yang bilang,“..Sejak adanya handphone berkamera,sejak saat itu pula hilanglah privasi seseorang..!! 

hmm…segitunyakah..?? yaa..bisa saja,bagi seseorang yang mungkin sangat menghargai dan menginginkan privasi.

Image

Gambar diatas adalah gambar yang sekilas mirip  dengan alat pengukur penggunaan listrik seperti yang lain,tapi setelah gue cermati,ternyata alat itu punya perbedaan yang jauh dengan alat pengukur biasanya.alat tsb. malah lebih seperti handphone,adanya layar lcd counter,tombol-tombol angka dan penggunaannya yang handphone banget..!! 🙂 kalo pada alat pengukur model lawas,kita pake dulu,kemudian bayar tagihannya di akhir bulan,maka pada model baru ini,kita harus mengisi pulsa terlebih dahulu dengan membeli sejenis voucher yang gue pernah denger namanya Token.pulsa..?? ya..memang alat ini perlu pulsa agar aliran listrik tetap mengalir lancar di rumah kita.tapi bedanya,pada alat pengukur model lama,kalo kita belum membayar tagihan penggunaan listrik,maka masih akan ada jeda beberapa hari sebelum akhirnya aliran listrik ke rumah kita diputuskan.sedang yang model baru ini,jika pulsa yang kita isikan sudah habis,maka aliran listrik pun akan langsung padam cmiiw.

Banyak sekali sisi positif dari handphone,tapi nggak sedikit juga sisi negatifnya.misal segi positifnya berita tentang sesuatu lebih cepat beredar di masyarakat,negatifnya,video porno juga begitu cepat berpindah dari handphone satu ke handphone yang laen.dari orang dewasa,sampai anak-anak sekolah.coba hitung,berapa banyak video porno artis,anak sekolah atau yang murni bintang porno beredar..?? berapa banyak anak usia sekolah yang menyimpan video porno dalam handphone-nya..??? memang semua hal memiliki sisi positif dan negatif..lalu,efek apa lagi yang akan dibawa handphone dalam dunia kita ini..???

Piss..!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s